Selasa, 27 Januari 2015

TASK 27 FILSAFAT MANUSIA

 
 MENGAPA MANUSIA ???

Mengapa filsafat manusia ?
Filsafat adalah suatu cara atau metode pemikiran yang menanyakan sifat dasar dan hakiki yang tampil dimuka kita.
Filsafat mencoba menerangi pertanyaan sebagai berikut : Apa arti hidup dan kegiatan, kebebasan dan cinta, alam semesta, manusia dan Allah.
Filsafat manusia jelasnya adalah filsafat yang mengupas apa arti manusia sendiri, ia mencoba mengucap sebaik mungkin apa sebenarnya makhluk itu yang disebut “manusia”, istilah filusuf manusia atau “antropologi filusuf” (antropos dalam bahasa Yunani berarti manusia) tampak lebih eksok karena apa yang di pelajari dengannya adalah manusia sepenuhnya, roh serta badan jiwa serta daging.
Alas an yang membawa kita untuk mempelajari filsafat manusia cukup jelas.
Pertama manusia adalah makhluk yang memiliki kemampuan dan kewajiban (sampai batas tertentu) untuk menyelidiki arti yang dalam “dari yang ada” kerap kali dalam usia remaja manusia merasa dalam dirinya sendiriang paling pribadi suatu dorongan yang menurut Sokrates, telah didengarnya di bawah langit Delphi : “Kenalilah dirimu sendiri”

Kesulitan filsafat manusia
Kini semakin banyak bermunculan ilmu yang menggarap manusia dalam sudut pandang khusus.
Asal usulnya corak bentuknya, tindakan-tindakannya adalah misalnya biologi, embriologi, psikologi, sosiologi, antropologi, etnologi, dan sebagainya.
Dikatakan oleh para filusuf hingga kini tentang manusia tidaklah menimbulkan keraguan-keraguan, meraka telah menyajikan pelbagai konsepsi tentang manusia yang tampaknya saling bertentangan.
Bagi palto dan Platinus, manusia itu adalah suatu makhluk ilahi.bagi Epikuros dan Lukretius, sebaliknya. Manusia adalah makhluk yang berumur pendek lahir krena kebetulan, dan akhirnya sama sekali lenyap dan masih banyak pendapat-pandapat yang lain yang juga bertentangan. .

Ø  Perlunya dan kemungkinan filsafat manusia
Memang berat bahwa ilmu pengetahuan, seni dan sastra mengajarkan banyak kepada kita mengenai aspek manusia yang berbeda-beda, dan berbagai tahap dalam pertumbuhan serta evolusinya. Akan tetapi, pada suatu ketika juga penting bertanya pada diri sendiri. Apakah manusia itu? Apakah  keseluruhannya itu yang begitu banyak aspeknya? Seperti yang dikatakan Victor E. Frankl, seorang psikiater dari Australia “Tantangan adalah bagimana mencapai, mempertahankan dan membangun kembali suatu konsep yang menyatukan tentang manusia, di hadapan data-data dari penemuan-penemuan terpencar-pencar yang di sajikan kepada kita oleh suatu ilmu manusia yang begitu digolong-golongkan (a compartmentalized science of man)”.

Ø  Watak dan sifat manusia, objek filsafat manusia
Adanya watak sifat ini memungkinkan membedakan manusia secara pasti dari makhluk-makhluk lain. Tanpa adanya watak sifat yang dimiliki bersama oleh semua manusia, filsafat dan setiap ilmu pengetahuan tentang manusia tidak akan terjalan.
Para ahli antropologi mengajari kita bahwa apa yang orang Eropa dan Amerika di anggap tanpa ragu-ragu sebagai ciri khas kelakuan manusia tidak lah dianggap demikian oleh orang Afrika atau Asia. Bahkan dari orang-orang dari kebudayaan yang sama tidak selalu mudah untuk menyesuaikan pendapat tentang apa yang normal apa yang tidak, tentang yang bermoral dan yang tidak. Misalnya, tentang cara berdandan dan terutama tentang hidup seksual. Itu tidak berarti bahwa tidak ada watak sifat manusia, melainkan bahwa hal itu adalah kompleks.

Ø   Apa yang membedakan filsafat manusia dari ilmu-ilmu lain tentang manusia
Ilmu-ilmu pengetahuan tentang manusia,sedikit mirip dengan ilmu tentang alam, berbudaya untuk menemukan hokum, perbuatan manusia, sejauh perbuatan itu dapat di pelajari secara indrawi/bisa dijadikan objek untuk introspeksi. Adapun filsafat menyerahkan penyelesaiannya terhadap segi yang lebih mendalam dari manusia, karena lebih fundamental dan lebihontologis, maka sudutnya lebih luas dan lebih mempersatukan, lebih global. Vokabulet yang khas baginya adalah mengenai gagasan-gagasan universal dan terutama transcendental, yang menggambarkansifat-sifat yang mepengaruhi segala realitas : kebenaran, kebaikan, keindahan, aktivis, alteritas, dll.
Mereka terus-menerus menggunakan gambar-gambar dan lambing-lamban. Meraka menciptakan karya-karya, tokoh-tokoh yang masing-masing mempunyai semacam kehidupan sendiri . karya-karya dari tokoh itu banyak memperkaya pengetahuan kita tentang manusia universal.
Akan tetapi itu selalu terjadi melalui drama perorangan dan pribadi, peristiwa-peristiwa khusus seperti antiguna, Hamlet, Lorenzacio), sedangkan filsafat berupaya menarik secara langsung ketentuan-ketentuan universal yang ajek dari watak-sifat manusia.

Ø  Titik tolak dan objek tepat filsafat manusia
Walaupun filsafat selalku tergantung pada konteks kebudayaan dimana ia berkembang, namun ia tetap merupakan sesuatu yang sama sekali berlainan dengan jumlah atau perpaduan segala pengetahuan dari suatu zaman. Itu disebabkan karena kesimpulan-kesimpulan tersebut tidak menjawab secara langsung pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh filsafat dari sudut pandang yangkhas baginya jadi tidak dituntut bawa filsafat mempergunakan kesimpulan-kesimpulan itu sebagai titik tolak yang wajib bagi pemikirannya. Maka seharusnya lebih baik bertolak dari pengetahuan tentang manusia serta dunia yang secara wajar ada pada setiap individu, begitu pula filsafat manusia memiliki manusia itu sendiri sebagai objek inaterial, tetapi objek formalnya berbeda dengan objek formal ilmu-ilmu lain tentang manusia. Objek formal filsafat itu adalah inti manusia, setrukturnya yang fundamental. Apa artinya?.
Pertama struktur fundamental itu bukan sesuatu yang bersifat fisik, yang dapat digambarkan, ia hanya dapat diketahui melalui usaha daya piker saja. Ia bukan bagian atau potongan dari si manusia, juga bukan alat yang kiranya tersembunyi di dalam organisme, seperti motor, mobil didalam kerangkanya.
Keyakinan bahwa struktur otak bentuk fundamental semacam ini harus terdapat didalam manusia bukan hasil dari suatu persepsi inderawi, melainkan kesimpulan dari suatu penangkapan intelektual setelah ditentukan perspektif serta titik pandang yang merupakan cirri khas filusuf. Maka sebagai penutup introduksi ini di jelaskan secara singkat metode filsafat.

Ø  Metode Filsafat
Pada dasarnya, filsafat terutama bersifat interogatif. Ia mengajukan persoalan-persoalan dan mempertanyakan apa yang tampak sudah jelas. Akan tetapi, yang memberi sifat khas pada interogasi sang filusuf adalah bahwa introgasinya diarahkan kepada hal yang paling fundamental. Karena ingin pergi sampai ke jantung hol-hol atau sampai ke akarnya maka dikatakan bahwa filusuf bersifat meradikalisasikan.
Para pemikir abad pertengahan menyempurnakan metode itu. Bagi mereka, pertanyaan itu merupakan ititk tolak wajib bagi setiap pemaparan. Akan tetapai sang doctor pada zaman itu, sebelum menjawab secar pribadi pertanyaan yang diajukan, membentangkan lebih dahulu rangkaian pendapat yang positif dan negative yang semuanya telah di ajukan sebelumnya tentang pertanyaan itu.
Pada Hagel, dialektik menjadi cara yang mulai dengan perlawanan dua ide yang saling bertentangan lalu mendamaikan mereka dalamunsur ketiga yang mengandung kudua ide itu dalam bentuk sintesis baru.

TASK 26 MASJID NABAWI


               SEJARAH MASJID NABAWI





“Shalat di masjidku ini [Masjid Nabawi] lebih utama 1.000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya.” [HR Ahmad Ibnu Huzaimah dan Hakim]

Madinah Munawarah adalah kota suci kedua yang paling utama untuk dikunjungi umat Islam setelah Mekah. Di sanalah terletak Masjid Nabawi yang didirikan tahun 622 M atau tahun pertama hijriah, setelah Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam hijrah dari Mekah ke Madinah.

Sejarah berdirinya Masjid Nabawi cukup unik, yaitu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam masuk Madinah, kaum Ansar mengelu-elukan beliau serta menawarkan rumah untuk beliau beristirahat. Namun Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menjawab dengan bijaksana : “Biarkanlah unta ini jalan, karena ia diperintahkan Allah. Setelah sampai di tanah milik kedua anak yatim bernama Sahal dan Suhai, keduanya anak Amr bin Amarah di bawah asuhan Mu’adz bin Atrah, unta tersebut berhenti, kemudian beliau dipersilahkan oleh Abu Ayub Al Ansari, tinggal di rumahnya.

Setelah beberapa bulan di rumah Abu Ayub Al Ansari, Nabi mendirikan masjid di atas sebidang tanah yang sebagian milik As’ad bin Zurrah, sebagian milik kedua anak yatim (Sahal dan Suhai), dan sebagian lagi tanah kuburan Musyrikin yang telah rusak.Tanah kepunyaan kedua anak yatim tadi dibeli dengan harga sepuluh dinar yang dibayar oleh Abu Bakar Ra. Sedang tanah kuburan dan milik As’ad Bin Zurrah diserahkan sebagai wakaf.

Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam yang meletakkan batu pertama pendirian masjid, diikuti oleh sahabat-sahabat Nabi, Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Kemudian pengerjaan masjid dilakukan dengan gotong royong sampai selesai.

Keadaan masjid masih sangat sederhana sekali tanpa hiasan, tanpa tikar dan untuk penerangan waktu malam hari digunakan pelepah kurma kering yang dibakar. Pagarnya dari batu tanah, tiang-tiangnya dari batang kurma, sedangkan atapnya pelepah daun kurma. Waktu itu arah kiblatnya Baitul Maqdis di Yerusalem, karena perintah menghadap Ka’bah belum turun. Luas masjid sekitar 30 x 35 m. Di sisi masjid dibangun tempat kediaman Nabi dan Keluarganya yang kemudian mejadi tempat pemakamannya.

Dalam perkembangannya, Masjid Nabawi mengalami beberapa kali perombakan. Perubahan pertama adalah membangun mihrab setelah memindahkan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram di Mekah tahun 2 H setelah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menerima perintah memindahkan arah kiblat. Setelah itu, dilakukan beberapa kali perluasan masjid untuk dapat menampung jamaah yang semakin bertambah besar.

Luas masjid saat ini mencapai 165.000 m² serta dapat menampung sekitar satu juta jemaah pada satu kesempatan. Renovasi terakhir dilakukan oleh Raja Fahd yang menambahkan AC serta memperindah masjid dengan 27 kubah yang dapat digeser dan kubah berbentuk payung yang bisa dibuka tutup. Keindahan ini juga dilengkapi dengan hamparan marmer putih di pelataran masjid yang selalu dingin meski terik matahari terus menyengat.

Masjid Nabawi memiliki 10 menara, 6 di antaranya setinggi 99 m, serta 24 kubah. Terdapat 5 mihrab dan beberapa tiang yang konon memiliki sejarah masing-masing. Selain itu, masjid ini dilengkapi dengan tempat parkir bawah tanah yang mampu menampung sekitar 4.400 kendaraan.

Data perkembangan masjid Nabawi mulai dari zaman rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam adalah sebagai berikut:
• Luas masjid waktu dibangun oleh Rasulullah adalah 2.475 m²,
• Tambahan pada masa Khalifah Umar bin Khattaab 1.100 m²,
• Tambahan pada masa Khalifah Usman bin Affan 496 m²,
• Tambahan pada masa Khalifah Walid bin Abdul Malik 2.369 m²,
• Tambahan pada masa Khalifah Abbas Al Mahdi 2.450 m²,
• Tambahan pada masa Malik Al Qait Bey 120 m²,
• Tambahan pada masa Khalifah Sultan Abdul Majid Al Usmani 1.293 m²,
• Tambahan pada masa Raja Faisal 600 m².
• Pada saat Raja Fahd melaksanakan perluasan, Masjid Nabawi tersebut luasnya masih 82.000 m²  kemudian diperlebar menjadi165.000 m².

Hal unik lain adalah adanya satu area di dalam masjid yang dinamakan Raudhah yang berarti taman. Tempat ini ditandai tiang-tiang putih dan letaknya adalah antara rumah Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam [sekarang makam Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam] sampai mimbar. Luas Raudhah dari arah Timur ke Barat sepanjang 22 m dan dari Utara ke Selatan sepanjang 15 m. Konon Raudhah adalah tempat yang mustajab untuk berdoa, seperti sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam,

“Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah di antara taman-taman surga.” [diriwayatkan 5 ahli hadits]

Makam Rasulullah dan Kisah Pencurian Jasad Beliau

Makam Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam terletak di sudut timur Masjid Nabawi dahulu dinamakan Maqshurah. Setelah masjid itu diperluas, makam itu masuk dalam bagian bangunan masjid. Makam Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam itu sendiri dibatasi oleh pagar yang penuh dengan lukisan kaligrafi dan pintunya dilapisi emas yang diletakkan persis di bawah kubah berwarna hijau. Namun begitu asykar (tentara) di sana masih juga menjaga ketat dengan pagar betis di sekeliling Makam Rasulullah sehingga jamaah hanya bisa berdoa dari jarak lima meter.

Pada bangunan ini terdapat empat buah pintu :

1. Pintu sebelah kiblat dinamakan pintu At Taubah.
2. Pintu sebelah timur dinamakan pintu Fatimah.
3. Pintu sebelah utara dinamakan pintu Tahajjud.
4. Pintu sebelah barat ke Raudhah (sudah ditutup).
Dalam ruangan ini terdapat 3 buah makam yaitu makam Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam, Abu Bakar As Siddiq, dan Umar ibnul Khattab.

Pernah terjadi pada zaman Shalahuddin Al Ayyubi, ketika perang Salib, sebagaimana telah dicatat oleh sejarawan Ali Hafidz dalam kitab Fusul min Tarikhi AL-Madinah Al Munawaroh, pihak Kristen mengirim dua orang yang mempunyai wajah seperti orang Arab, datang ke Madinah dan tinggal serta bergaul dengan orang-orang Madinah. Dan pada suatu hari, sang Penguasa Madinah bermimpi bahwa telah datang Rasulullah kepadanya dan meminta kepadanya untuk menyelamatkan jasad beliau dari 2 orang yang ditunjukkan wajahnya. Setelah mimpi tersebut berkali kali dialaminya, akhirnya beliau memanggil seluruh warga Madinah untuk berkumpul dan bersalaman kepadanya satu persatu.

Akhirnya setelah diketahui, kedua orang tersebut ternyata telah membuat suatu terowongan yang mengarah ke makam Nabi Muhammad dan berencana untuk mencuri jasad beliau karena mereka berkeyakinan kalau jasad Nabi tidak hancur dan setelah jasad tesebut dicuri oleh mereka, maka pasukan Islam akan menyerah.
Keduanya akhirnya dihukum pancung, dan Raja Mesir waktu itu menyuruh pemerintah Madinah untuk membuat batasan berupa campuran beton dan perunggu jauh ke dalam tanah untuk melindungi jasad Nabi Muhammad dan kedua sahabatnya dari pencurian.

Tempat-tempat bersejarah lain yang dapat dikunjungi di Madinah dan sekitarnya:

Makam Baqi’

Di sebelah Timur dari masjid Nabawi ada pemakaman untuk para penduduk maupun jamaah haji yang meninggal di Madinah, bernama Baqi’. Di tempat itu pula dimakamkan Utsman bin Affan Ra dan para istri Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam, yaitu Siti Aisyah Ra, Ummi Salamah, Juwairiyah, Zainab, Hafsah binti Umar bin Khaththab, dan Mariyah Al Qibtiyah Ra. Putra-putri Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam seperti Ibrahim, Siti Fatimah, Zainab binti Ummu Kulsum, serta beberapa sahabat Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam juga dimakamkan di sana.

Masjid Quba

Masjid yang terletak di daerah Quba, sekitar 5 km sebelah barat daya Madinah. Waktu Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam hijrah ke Madinah, orang pertama yang menyongsong kedatangan Rasulullah adalah orang-orang Quba. Kedatangan Nabi di Quba pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awal tahun 13 kenabiannya atau tahun 53 dari kelahiran beliau atau bertepatan dengan tanggal 20 September 622 M. Di sini Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam menempati rumah Kalsum bin Hadam, maka Rasulullah pun mendirikan masjid di atas sebidang tanah milik Kalsum. Di masjid ini pula pertama kali diadakan shalat berjemaah secara terang-terangan dan disebut kan dalam Al-Qur’an dengan nama masjid Taqwa.

Jabal Uhud

Jabbal Uhud adalah nama sebuah bukit terbesar di Madinah. Letaknya sekitar 5km dari pusat kota Madinah. Di lembah bukit ini pernah terjadi perang dasyat antara kaum muslimin sebanyak 700 orang melawan kaum musyrikin Makkah sebanyak 3000 orang. Dalam pertempuran tersebut kaum muslimin yang gugur sampai 70 orang syuhada,antara lain Hamzah bin Abdul Munthalib paman Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam. Perang uhud terjadi pada tahun ke 3H, waktu kaum musyrikin Makkah sampai di perbatasan Madinah, umat Islam mengadakan musyawarah bersama para sahabat yang dipimpin oleh Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam. Banyak para sahabat mengusulkan agar umat Islam menyosong kedatangan musuh di luar kota Madinah, usul ini akhirnya disetujui oleh Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam. Beberapa orang pemanah ditempatkan di atas gunung Uhud,untuk mengadakan serangan-serangan jika kaum musyrikin mulai menggempur kedudukan umat Islam.

Dalam perang yang dasyat tersebut umat Islam hampir mendapat kemenangan yang gemilang, pasukan pemanah umat Islam yang berada di atas gunung Uhud, setelah melihat barang-barang yang ditinggalkan oleh musuh ada beberapa di antara mereka yang meninggalkan pos untuk turut mengambil barang-barang tersebut, padahal Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam telah menginstruksikan agar tidak meninggalkan pos meski apapun yang terjadi. Adanya pengosongan pos oleh pemanah tersebut digunakan oleh Khalid bin Walid (sebelum masuk Islam) seorang ahli strategi yang memimpin tentara berkuda, menggerakkan tentaranya kembali guna menyerang sehingga umat Islam mengalami kekalahan yang tidak sedikit yaitu sampai 70 orang sahabat gugur sebagai syuhada. Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam sendiri dalam peperangan tersebut mendapat luka-luka. setelah perang usai dan kaum musyrikin mengndurkan diri kembali ke Makkah, Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa sallam memerintahkan agar mereka yang gugur dimakamkan di tempat mereka roboh,sehingga ada satu liang kubur beberapa syuhada. Kuburan uhud waktu sekarang dikelilingi tembok.

Masjid Qiblatain

Masjid tersebut mula-mula dikenal dengan nama masjid Bani Salamah karena dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Pada tahun ke 2 H waktu Zhuhur di masjid tersebut tiba-tiba turunlah wahyu surat Al-Baqarah ayat 144. Dalam shalat tersebut mula-mula Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menghadap ke arah Masjidil Aqsa, tetapi setelah turun ayat tersebut, beliau menghentikan sementara, kemudian meneruskan shalat dengan memindahkan arah kiblat menghadap ke Masjidil Haram. Dengan terjadinya peristiwa tersebut akhirnya masjid ini diberi nama masjid Qiblatain yang berarti masjid berkiblat dua.

Khandak/Masjid Khamsah

Khandak berarti parit. Dalam sejarah Islam yang dimaksud Khandak adalah peristiwa penggalian parit pertahanan sehubungan dengan peristiwa pengepungan kota Madinah oleh kafir Quraisy bersama sekutu-sekutunya dari Yahudi Bani Nadlir, Bani Ghathfan dan lain-lainnya.

Di saat Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam mendengar kafir Quraisy bersama sekutu-sukutunya akan menggempur kota Madinah, maka Rasulullah bermusyawarah dengan para sahabat-sahabatnya, bagaimana cara menanggulangi penyerangan tersebut. Pada waktu sahabat Nabi, Salman Al Farisi memberikan saran supaya Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam membuat benteng pertahanan berupa parit, usul tersebut diterima oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam membuat benteng pertahanan berupa parit, usul tersebut diterima oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam. Maka digalilah parit pertahanan tersebut di bawah pimpinan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam sendiri. Peristiwa pengepungan kota Madinah ini terjadi pada bulan Syawal tahun kelima Hijriah.

Peninggalan perang Khandak yang ada sampai sekarang hanyalah berupa lima buah pos yang dulunya berjumlah tujuh, yang menurut sebagian riwayat tempat tersebut adalah bekas pos penjagaan pada peristiwa perang Khandak dan sekarang dikenal dengan nama Masjid Sab’ah atau Masjid Khamsah.
Referensi: berbagai sumber

TASK 25 AMAZING CULTURE OF EROPA



Amazing Culture Of Eropa

Award dari perjalanan saya adalah EROPA. 

Mungkin anda adalah tipikal orang yang berharap dapat menghabiskan hari-hari anda dengan menikmati arsitektur luar biasa dan berjalan-jalan di museum yang terkenal di dunia untuk mencari sebuah mahakarya.
Atau mungkin anda ke Eropa untuk mengenal masyarakatnya, bersantai di pantai sampai matahari terbenam, dan menari sepanjang malam di sebuah klub lokal. Terlepas dari semua prioritas anda di Eropa, anda pasti berharap agar liburan anda menjadi berkesan!

Mari kita hening sejenak. Pernahkah anda berpikir tentang kebudayaannya?
Banyak wisatawan Eropa merencanakan kegiatan dan akomodasi mereka dengan asumsi bahwa segala sesuatu yang ada disana sama saja dengan yang ada di Amerika. Coba pikirkan lagi! Eropa dan AS berbeda dalam hal pemandangan, iklim dan sejarah, bahkan budaya mereka juga sangat berbeda. Eropa dan Amerika memiliki banyak perbedaan mulai dari sopan santun, waktu, tingkah laku, pemeliharaan properti pribadi, bahkan bahasa.

Jadi bagi siapa saja merencanakan liburan ke Eropa, maka disini anda akan mendapati area lintas budaya yang biasa ditemukan orang Amerika saat bepergian ke Eropa. Dengan memahami perbedaan ini anda bisa lebih leluasa untuk bersenang-senang, menikmati liburan di Eropa juga wisata pendidikan yang bebas dari kesalahpahaman budaya!

Ruang Lingkup yang bagaimana ?

Coba kita kembali melirik peta dunia. Mana yang lebih kecil Amerika atau Eropa? Benar, jawabannya adalah Eropa. Namun masih ada banyak orang hidup di sana, itu artinya mereka sudah terbiasa untuk hidup di ruang lingkup yang lebih kecil!
Standar hidup orang Amerika sangat tinggi. Kami sudah terbiasa dengan tempat tidur ukuran besar dan kamar mandi yang dapat menampung beberapa orang sekaligus.
Tapi coba bayangkan jika anda tinggal di sebuah puri di Prancis atau villa di Italia, anda harus bersiap-siap untuk ruangan yang lebih kecil dari sebelumnya. Kamar tidur dan kamar mandi tampak minimalis, seperti ukuran tempat tidur. Tempat tidur tunggal dan ganda sama sempitnya. Dan luas dapur tidak akan mampu menampung seluruh keluarga anda!
Jadi pertimbangkan kesempatan ini baik-baik agar anda bisa lebih dekat dengan teman perjalanan anda. Cobalah untuk berbagi kamar mandi saat di Italia sebagai latihan dalam kerjasama. Dapatkan kenyamanan dengan pasangan anda dengan ranjang ganda di Perancis. Bersiaplah untuk tertawa saat anda menyesuaikan diri disana. Kreatiflah dan nikmati!

Tata Krama yang ada ?

Sebuah kesalahpahaman yang seringkali muncul tentang Eropa adalah bahwa kita menganggap mereka agak kasar. Tentu saja, mereka juga akan berpikir hal yang sama tentang kita!
Ingat ketika anda sedang bepergian di Eropa sebagian besar wisatawan berpersepsi tentang budayanya yang kasar. Seseorang yang tampaknya bodoh dan usil dapat mengekspresikan persahabatan dan perhatian untuk kenyamanan anda. Seorang pelayan yang seringkali bertanya “Anda ingin pesan apa?” bisa mencoba untuk membantu anda, bahkan jika anda tidak terbiasa dengan bahasa mereka. Perbedaan dalam hal lingkungan menandakan bahwa seseorang yang ada di depan anda mungkin tidak memahami bahwa anda sejalan dengannya!
Juga, subyek yang seringkali dianggap tabu dalam komunitas anda bisa dibahas secara bebas di tempat lain. Sebaliknya di AS, orang Amerika akan menganggap seseorang sangat tidak sopan ketika mengomentari berat badan seseorang. Hal ini sangat tidak lazim di dunia!
Jadi, ketika bepergian ke Eropa, jagalah amarah. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan memberikan orang lain manfaat dari ketidaktahuan anda. Hanya untuk menjaga diri agar tidak murah marah. Jika anda bisa menahan amarah, anda pasti bisa menikmati liburan anda danperjalanan anda akan menjadi teman yang baik.

Bagaimana dengan Waktu ?

Saya harus mengakui bahwa saya bukanlah orang yang penyabar jika harus menunggu lebih dari lima belas menit di sebuah restoran di AS. Setelah makanan datang, aku bisa keluar pintu dalam waktu setengah jam!
Di Italia, acara makan malam selalu diisi dengan percakapan, tawa, dan makanan lezat yang bisa membuat anda menunggu selama dua jam! Saya tersenyum ketika saya mendengar teman dari Amerika bertanya 
“Mengapa makanannya belum datang?”. Tanpa mereka sadari pelayan justru menawarkan mereka kesempatan untuk menikmati acara makan anda.
Demikian juga dengan toko-toko dan bisnis di Spanyol, para pemilik akan menutup toko mereka di waktu tidur siang. Di Inggris, tukang pipa mungkin ingin berbincang-bincang dengan anda sebelum memperbaiki pipa itu.
Kebanyakan orang Eropa tidak mendesak orang Amerika untuk menghemat waktu dengan melakukan segalanya dengan cepat. Jadi, ketika anda berlibur di Eropa, tinggalkan jam tangan anda di belakang. Karena ini adalah liburan!

Kepuasan Kualitas

Saya sering mendengar keluhan, terutama dari mereka yang menyewa vila atau apartemen, tentang kualitas perabot dan fasilitas di Eropa. Aku pasti sudah kaya jika saya mengumpulkan uang receh setiap kali aku mendengar seseorang berkata “Furniturnya sudah tua!” atau “Pipa kamar mandi ini perlu diganti”.

Zaman sekarang, kami berharap segala hal bisa terlihat seperti baru, merasa seperti baru, dan berperilaku seperti baru. Jika tidak, kita pasti sudah membuangnya. Tapi coba pikirkan orang yang dibesarkan dalam kemiskinan. Kakek saya terus memelihara sebaris kaleng kopi tua yang diisi dengan paku cadangan dan beberapa potongan kawat. Dia duduk di kursi yang sama setiap malam sampai dia meninggal. Tidak ada yang terbuang, dan tidak ada barang yang dibuang jika bisa diperbaiki.

Jadi jika furnitur terlihat sedikit aus, atau jika wastafelnya tersumbat, berpikirlah sebelum mengeluh. Apakah ini karena tidak dirawat dan rusak, atau itu hasil dari pengolahan limbah? Anggaplah ini sebagai pengalaman pendidikan, anda bahkan bisa belajar dari gaya hidup yang lebih konservatif.

Belajar Bahasa ?

Teman saya yang berasal dari Amerika seringkali merasa iri dengan orang Eropa yang memilih bahasa seperti sedang memilih sebuah botol susu di toko. Baginya, ini merupakan perjuangan yang berat sepanjang perjalanan!
Belajar tiga atau empat bahasa bukanlah keharusan sebuah budaya ataupun sebuah persyaratan skolastik di negara kita, banyak orang yang mungkin merasa seperti saya. Namun sebagian orang Amerika masih menganggap bahwa setiap orang di Eropa harus bisa berbicara bahasa Inggris!
Di saat yang sama, anda atau saya mungkin akan membenci seorang wisatawan Perancis yang hanya bisa berbicara bahasa Prancis, tapi sesunggugnya orang Eropa sering terganggu dengan orang-orang yang memiliki mentalitas seperti ini.
Meskipun anda mungkin tidak dapat menguasai bahasa baru sebelum anda pergi berlibur, tapi setidaknya anda dapat mempelajari beberapa frase yang mungkin bisa membantu. Cara ini dianggap cukup sopan dan dijamin anda akan mendapatkan tanggapan yang lebih ramah dari penduduk sekitar. Ketika anda mencoba untuk menggunakan bahasa mereka, orang italia Italia atau Perancis yang tadinya nyaris tidak peduli, biasanya malah akan membantu anda dengan pronunciation anda – kemudian mereka akan berbincang dengan anda dalam bahasa Inggris!

Sikap yang Tepat !!!

Terakhir, ingatlah bahwa standar dan kebiasaan yang anda temukan saat bepergian ke Eropa bukanlah hal yang salah. Mereka hanya sedikit berbeda. Jika anda berkunjung dengan tata krama yang benar, bisa jadi anda akan memperkaya pengalaman anda dengan lebih otentik dan bahkan –Siapa tahu liburan anda ke Eropa justru akan mengubah cara anda melihat dunia.

TASK 24 FILSAFAT CINTA ?



FILSAFAT CINTA ?

Seorang pemikir Mazhab Frankfurt Erich Fromm dalam bukunya yang berjudul “The Art Of Loving” menegaskan pentingnya relevansi Cinta untuk menjadi solusi bagi masyarakat kapitalis modern yang telah terdisintegrasi oleh ketimpangan sosial. Bagi Fromm, disintegrasi itu adalah cerminan dari eksistensi manusia yang tidak dapat mengatasi keterpisahan (separateness) ketika cinta itu sendiri tidak mungkin dibahas tanpa menganalisa eksistensi manusia itu sendiri. Menurut Fromm, ”teori apapun tentang cinta harus mulai dengan teori tentang manusia, tentang eksistensi manusia”. Cinta adalah jawaban bagi problem eksistensi manusia yang berasal secara alamiah dari kebutuhan untuk mengatasi keterpisahan dan “meninggalkan penjara kesepian”. Tetapi penyatuan dalam cinta melebihi suatu simbiosis karena “cinta yang dewasa adalah penyatuan di dalam kondisi tetap memelihara integritas seseorang, individualitas seseorang”.
 Cinta adalah kekuatan aktif dalam diri manusia, kekuatan “yang meruntuhkan tembok yang memisahkan manusia dari sesamanya”. Sayangnya Cinta di era kapitalisme sekarang hanya menjadi barang dagangan (komoditas). Begitu banyaknya kisah cinta kacangan diumbar dalam lagu-lagu, sinetron, dan lain-lainnya. Karenanya komersialisasi Cinta semacam itu justru menunjukkan bahwa kata cinta dan prakteknya dalam hubungan sosial mengalami degradasi. Atas kondisi semacam itulah buku ”Memahami Filsafat Cinta” ini keluar dari hati ”nurani” penulisnya, Nurani Soyomukti, seorang psikoanalis kebudayaan yang selalu konsisten menggugat budaya kapitalis dalam setiap tulisan-tulisannya. Begitu ”PD” (percaya diri) Si Penulis, ketika ia membuka buku ini dengan kalimat pembuka: ”Buku ini tak layak dibaca oleh mereka yang tak percaya pada Cinta” (hlm. 1). Terus terang belum banyak orang yang memahami arti filsafat Marx, karena Marx selama ini lebih banyak dianggap sebagai ’penjahat” hanya karena praktek diktatorisme komunis di beberapa negara—yang tentu saja lepas dari kesalahan Marx dan banyak faktor yang perlu dijelaskan, terutama karena serangan kapitalis dan deligitimasinya (’black-propaganda’) terhadap sosialisme-komunisme yang cukup berhasil. Hanya sedikit yang tahu bagaimana Marx sesungguhnya seorang yang humanis dan romantis, serta konsisten dalam perjuangan kemanusiaan. Sebagaimana kita tahu dari buku ini yang banyak mngutip Marx, dalam filsafatnya ternyata banyak uraian Marx yang berbicara masalah Cinta dan kepercayaan yang bisa dibangun oleh manusia. Cita-cita Marx adalah: ”… Kemudian cinta hanya dapat ditukar dengan cinta, kepercayaan dengan kepercayaan..” (hlm. 22).

Apakah dalam hidup kita perlu filsafat cinta ?
Seberapa penting Filsafat Cinta bagi Kehidupan kita ?
Pertanyaan diatas butuh pencerahan dari kalangan pembaca.
Mari ber – apresiasi…!
Filsafat adalah ilmu yang selalu mencari kebenaran. Tujuannya supaya hidup manusia
 semakin baik. Dengan mempelajari filsafat kita akan tahu tentang esensi Hidup dan Kehidupan serta akan lebih bisa ber- empati dengan orang lain. Tidak gampang menvonis orang lain karena salah dan benar, yang oleh orang banyak hal itu sangat relatif, karena kebenaran yang hakiki hanya milik Yang kuasa. Filsafat terkait dengan logos ( ilmu ) yang terbentuk dari sejumlah informasi yang diterima seseorang dari relasi yang dibangunnya dan mengendap dalam memorinya.  Jika kita mampu menggunakan Ilmu / tata pikir yang kita miliki, maka kita sudah masuk dalam tataran implementasi filsafat dalam kehidupan nyata, dan sebaiknya dilakukan bagi keharmonisan hidup. Jangan terlalu dipikir… seberapa angka dari tulisan di atas, tapi lebih baik kita coba untuk mengerti seberapa nilainya.  Untuk menghilangkan keraguan mari kita telusuri filsafat cinta yang mungkin identik  dengan kata-kata bijak dalam konteks cinta, dengan sebuah ilustrasi : Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab ke- elokan parasnya dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik pada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah Tetapi tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.”Mari kita kaji filsafat / kata – kata bijak cinta dibawah ini, sekedar untuk pelipur lara, teramat khusus bagi yang sedang dilanda kasmaran.

# Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi
tidak pernah dendam bahkan membalas dendamnya. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan
manakala kebencian membawa kemusnahan.

# Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga
untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya
menganugerahkan Sekeping Hati pada kita ?
Karena Tuhan telah memberikan Sekeping Hati lagi kepada seseorang untuk kita cari
dan itulah namanya CINTA.

# Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum,
sambil berkata : Aku turut bahagia untukmu.

# Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup . Dan jangan sesekali
kamu mengatakan tidak mencintainya lagi, bilamana kamu masih belum dapat
melupakannya.

# Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,
tetapi lebih menyakitkan lagi, kamu mencintai seseorang tetapi kamu tidak pernah berani
mengutarakan cintamu kepadanya.

# Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti.
Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.

# Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta, namun apabila sampai saatnya,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi, dengan sejuta rasa
tanda tanya dihatinya.
# Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan
tidak pernah terluka, dan bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu
serta cemburu.

# Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut, tetapi
cinta adalah anugerah Tuhan yang terindah dan suci, jika manusia dapat menilai
kesuciannya.

# Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah tapi untuk dicintai
oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

# Satu – satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang adalah jangan menuntut
agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa
mengharapkan balasan.

# Jiwa sepi tanpa cinta, hati akan mati tanpa Iman. Kemarin adalah kenangan, esok adalah
impian dan hari ini adalah kenyataan.

# Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan, tapi kepergiannya tidak pernah
diharapkan. Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu
telah pergi.
Definisi Cinta
Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” (Madarijus Salikin, 3/9)
Hakikat Cinta
Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.

Cinta kepada Allah
Cinta yang dibangun karena Allah akan menghasilkan kebaikan yang sangat banyak dan berharga. Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin (3/22) berkata: ”Sebagian salaf mengatakan bahwa suatu kaum telah mengaku cinta kepada Allah lalu Allah menurunkan ayat ujian kepada mereka:“Katakanlah: jika kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian.” (Ali ‘Imran: 31)