Amazing Culture Of Eropa
Award dari perjalanan saya adalah EROPA.
Mungkin anda adalah tipikal orang yang berharap dapat
menghabiskan hari-hari anda dengan menikmati arsitektur luar biasa dan
berjalan-jalan di museum yang terkenal di dunia untuk mencari sebuah mahakarya.
Atau mungkin anda ke Eropa untuk mengenal masyarakatnya,
bersantai di pantai sampai matahari terbenam, dan menari sepanjang malam di
sebuah klub lokal. Terlepas dari semua prioritas anda di Eropa, anda pasti
berharap agar liburan anda menjadi berkesan!
Mari kita hening sejenak. Pernahkah anda berpikir tentang
kebudayaannya?
Banyak wisatawan Eropa merencanakan kegiatan dan akomodasi
mereka dengan asumsi bahwa segala sesuatu yang ada disana sama saja dengan yang
ada di Amerika. Coba pikirkan lagi! Eropa dan AS berbeda dalam hal pemandangan,
iklim dan sejarah, bahkan budaya mereka juga sangat berbeda. Eropa dan Amerika
memiliki banyak perbedaan mulai dari sopan santun, waktu, tingkah laku,
pemeliharaan properti pribadi, bahkan bahasa.
Jadi bagi siapa saja merencanakan liburan ke Eropa, maka disini
anda akan mendapati area lintas budaya yang biasa ditemukan orang Amerika saat
bepergian ke Eropa. Dengan memahami perbedaan ini anda bisa lebih leluasa untuk
bersenang-senang, menikmati liburan di Eropa juga wisata pendidikan yang bebas
dari kesalahpahaman budaya!
Ruang Lingkup yang bagaimana ?
Coba kita kembali melirik peta dunia. Mana yang lebih kecil
Amerika atau Eropa? Benar, jawabannya adalah Eropa. Namun masih ada banyak
orang hidup di sana, itu artinya mereka sudah terbiasa untuk hidup di ruang
lingkup yang lebih kecil!
Standar hidup orang Amerika sangat tinggi. Kami sudah terbiasa
dengan tempat tidur ukuran besar dan kamar mandi yang dapat menampung beberapa
orang sekaligus.
Tapi coba bayangkan jika anda tinggal di sebuah puri di Prancis
atau villa di Italia, anda harus bersiap-siap untuk ruangan yang lebih kecil
dari sebelumnya. Kamar tidur dan kamar mandi tampak minimalis, seperti ukuran
tempat tidur. Tempat tidur tunggal dan ganda sama sempitnya. Dan luas dapur
tidak akan mampu menampung seluruh keluarga anda!
Jadi pertimbangkan kesempatan ini baik-baik agar anda bisa lebih
dekat dengan teman perjalanan anda. Cobalah untuk berbagi kamar mandi saat di
Italia sebagai latihan dalam kerjasama. Dapatkan kenyamanan dengan pasangan
anda dengan ranjang ganda di Perancis. Bersiaplah untuk tertawa saat anda
menyesuaikan diri disana. Kreatiflah dan nikmati!
Tata Krama yang ada ?
Sebuah kesalahpahaman yang seringkali muncul tentang Eropa
adalah bahwa kita menganggap mereka agak kasar. Tentu saja, mereka juga akan
berpikir hal yang sama tentang kita!
Ingat ketika anda sedang bepergian di Eropa sebagian besar
wisatawan berpersepsi tentang budayanya yang kasar. Seseorang yang tampaknya
bodoh dan usil dapat mengekspresikan persahabatan dan perhatian untuk
kenyamanan anda. Seorang pelayan yang seringkali bertanya “Anda ingin pesan
apa?” bisa mencoba untuk membantu anda, bahkan jika anda tidak terbiasa dengan
bahasa mereka. Perbedaan dalam hal lingkungan menandakan bahwa seseorang yang
ada di depan anda mungkin tidak memahami bahwa anda sejalan dengannya!
Juga, subyek yang seringkali dianggap tabu dalam komunitas anda
bisa dibahas secara bebas di tempat lain. Sebaliknya di AS, orang Amerika akan
menganggap seseorang sangat tidak sopan ketika mengomentari berat badan
seseorang. Hal ini sangat tidak lazim di dunia!
Jadi, ketika bepergian ke Eropa, jagalah amarah. Cara terbaik
untuk melakukan ini adalah dengan memberikan orang lain manfaat dari
ketidaktahuan anda. Hanya untuk menjaga diri agar tidak murah marah. Jika anda
bisa menahan amarah, anda pasti bisa menikmati liburan anda danperjalanan anda
akan menjadi teman yang baik.
Bagaimana dengan Waktu ?
Saya harus mengakui bahwa saya bukanlah orang yang penyabar jika
harus menunggu lebih dari lima belas menit di sebuah restoran di AS. Setelah
makanan datang, aku bisa keluar pintu dalam waktu setengah jam!
Di Italia, acara makan malam selalu diisi dengan percakapan,
tawa, dan makanan lezat yang bisa membuat anda menunggu selama dua jam! Saya
tersenyum ketika saya mendengar teman dari Amerika bertanya
“Mengapa makanannya
belum datang?”. Tanpa mereka sadari pelayan justru menawarkan mereka kesempatan
untuk menikmati acara makan anda.
Demikian juga dengan toko-toko dan bisnis di Spanyol, para
pemilik akan menutup toko mereka di waktu tidur siang. Di Inggris, tukang pipa
mungkin ingin berbincang-bincang dengan anda sebelum memperbaiki pipa itu.
Kebanyakan orang Eropa tidak mendesak orang Amerika untuk
menghemat waktu dengan melakukan segalanya dengan cepat. Jadi, ketika anda
berlibur di Eropa, tinggalkan jam tangan anda di belakang. Karena ini adalah
liburan!
Kepuasan Kualitas ?
Saya sering mendengar keluhan, terutama dari mereka yang menyewa
vila atau apartemen, tentang kualitas perabot dan fasilitas di Eropa. Aku pasti
sudah kaya jika saya mengumpulkan uang receh setiap kali aku mendengar
seseorang berkata “Furniturnya sudah tua!” atau “Pipa kamar mandi ini perlu
diganti”.
Zaman sekarang, kami berharap segala hal bisa terlihat seperti
baru, merasa seperti baru, dan berperilaku seperti baru. Jika tidak, kita pasti
sudah membuangnya. Tapi coba pikirkan orang yang dibesarkan dalam kemiskinan. Kakek
saya terus memelihara sebaris kaleng kopi tua yang diisi dengan paku cadangan
dan beberapa potongan kawat. Dia duduk di kursi yang sama setiap malam sampai
dia meninggal. Tidak ada yang terbuang, dan tidak ada barang yang dibuang jika
bisa diperbaiki.
Jadi jika furnitur terlihat sedikit aus, atau jika wastafelnya
tersumbat, berpikirlah sebelum mengeluh. Apakah ini karena tidak dirawat dan
rusak, atau itu hasil dari pengolahan limbah? Anggaplah ini sebagai pengalaman pendidikan, anda bahkan bisa
belajar dari gaya hidup yang lebih konservatif.
Belajar Bahasa ?
Teman saya yang berasal dari Amerika seringkali merasa iri
dengan orang Eropa yang memilih bahasa seperti sedang memilih sebuah botol susu
di toko. Baginya, ini merupakan perjuangan yang berat sepanjang perjalanan!
Belajar tiga atau empat bahasa bukanlah keharusan sebuah budaya
ataupun sebuah persyaratan skolastik di negara kita, banyak orang yang mungkin
merasa seperti saya. Namun sebagian orang Amerika masih menganggap bahwa setiap
orang di Eropa harus bisa berbicara bahasa Inggris!
Di saat yang sama, anda atau saya mungkin akan membenci seorang
wisatawan Perancis yang hanya bisa berbicara bahasa Prancis, tapi sesunggugnya
orang Eropa sering terganggu dengan orang-orang yang memiliki mentalitas
seperti ini.
Meskipun anda mungkin tidak dapat menguasai bahasa baru sebelum
anda pergi berlibur, tapi setidaknya anda dapat mempelajari beberapa frase yang
mungkin bisa membantu. Cara ini dianggap cukup sopan dan dijamin anda akan
mendapatkan tanggapan yang lebih ramah dari penduduk sekitar. Ketika anda
mencoba untuk menggunakan bahasa mereka, orang italia Italia atau Perancis yang
tadinya nyaris tidak peduli, biasanya malah akan membantu anda dengan
pronunciation anda – kemudian mereka akan berbincang dengan anda dalam bahasa
Inggris!
Sikap yang Tepat !!!
Terakhir, ingatlah bahwa standar dan kebiasaan yang anda temukan
saat bepergian ke Eropa bukanlah hal yang salah. Mereka hanya sedikit berbeda.
Jika anda berkunjung dengan tata krama yang benar, bisa jadi anda akan
memperkaya pengalaman anda dengan lebih otentik dan bahkan –Siapa tahu liburan
anda ke Eropa justru akan mengubah cara anda melihat dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar