Selasa, 27 Januari 2015

TASK 15 ENTREPRENEURSHIP !



ENTREPRENEURSHIP !

Pendahuluan
Manusia merupakan modal pembangunan dalam mewujudkan kemakmuran dan meninggikan martabat Negara. Manusia adalah khalifah Tuhan yang berfungsi mewujudkan kemakmuran universal, manusia di anugerahkan kecerdasan akal dan modal material yaitu alam beserta isinya. Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumberdaya alam dan warisan budaya. Meskipun Indonesia kaya akan sumberdaya alam tetapi realitas kemiskinan di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya pengangguran, kematian ibu melahirkan, pelayanan kesehatan, gizi buruk dan peningkatan jumlah gelandangan. Kegagalan Negara dalam mensejahterakan rakyat dapat dilihat juga pada fenomena urbanisasi. Urbanisasi adalah salah satu bentuk protes social paling nyata. Kemiskinan bisa di atasi melalui kegiatan entrepreneur yang di berdayakan.

Wacana perkembangan manusia dalam Al-quran
A.  Teori fitrah
Fitrah merupakan kecenderungan bawaan dalam struktur umum metafisika manusia. Fitrah bersifat universal dan tidak berubah. Fitrah secara intrinsik terdapat pada wujud batin manusia sehingga tidak ada tindakan salah yang bisa mengotori.
B.   Insan Kamil
insan kamil merupakan persenyawaan totalitas ruh, jasad, dan akal.Tanpa ruh manusia akan mati dan tanpa jasad, ruh yang secara harfiah berarti hiduptidak akan berarti. Ruh adalah pangkal hayat kemanusiaan. Jasad, pelaksana hayat. Sedangkan akal merupakan unsur pembeda manusia dengan makhluk lain.
C.   Perkembangan manusia dalam Al-quran
Manusia sejak lahir dihadapkan pada tugas menjadi individu yang mandiri. Dari anak dalam kandungan, dua tahun pertama, anak balita, anak balita, anak mumayyiz, awal aqil baligh, usia prouktif, usia keemasan, dan usia lanjut.

Hakikat entrepreneurship
A.  Pengertian entrepreneur
Dapat diartikan sebagai wirausaha atau kewirausahaan. Secara harfiah berarti mengambil langkah untuk aktifitas tertentu.
B.   Kewirausahaan, kreatifitas, dan inovasi
Kemampuan berfikir kreatif dapat dilihat dari kualitas respons seseorang terhadap masalah yang dihadapi.
C.   Kepribadian wirausaha
Manusia menpunyai potensi menjadi entrepreneur karena manusia memiliki keterampilan bawaan lahir, yakni keterampilan bertahan hidup.
D.  Perilaku wirausaha
Sukses adalah menikmati keberhasilan pencapaian cita-cita, karakteristik perilaku seorang wirausaha adalah berani mengambil resiko dan bertindak cepat.
E.   Keahlian dan keterampilan kewirausahaan
Kegiatan dasar wira usaha adalah menjual. Keterampilan utama profesi penjual adalah manajemen diri dan keterampilan berhubungan dengan orang lain adalah berkomunikasi. Soemanto mengidentifikasikan ada lima keterampilan yang diperlukan entrepreneur, yaitu berfikir kreatif, terampil dalam mengambil keputusan, kepemimpinan, manjerial dan terampil dalam bergaul antar manusia.

Menumbuhkan mental entrepreneur
A.  Wacana perkembangan
Dipengaruhi oleh pembelajaran endogen dan eksogen, keturunan dan lingkungan, diperoleh dan memperoleh, bakat dan pengalaman, nativisme dan empirisme.

B.   Teori humanisme
Percaya bahwa individu memiliki satu motif dasar, yakni kecenderungan untuk mengaktualisasi diri. Dalam hal ini entrepreneur adalah sosok pencipta perubahan.
C.   Teori perkembangan karier
Perkembangan karier merupakan persoalan sepanjang hayat, sejak dalam lahir sampai liang lahat.
D.  Teori multiple intelligences
Linguistic intelligence, logical mathematica, spatial intelligence, musical, interpersonal, intrapersonal, dan naturalist.

Konsep pendidikan entrepreneurship
A.  Pengertian pendidikan
Pendidikan adalah mengasuh dan mendidik pada kekuatan fisik dan peningkatan daya hidup sehingga memiliki kemampuan untuk berkembang daan beradaptasi.
B.   Landasan teoritik pendidikan kewirausahaan
Semua itu bersumber dari nilai-nilai luhur seperti, iman dan takwa, bersabar, bersyukur,
C.   Landasan etik pendidikan kewirausahaan
Modal dasar mewujudkan kemakmuran dan meraih kebahagiaan abadi adalah iman dan takwa, bersabar dalam menjalani segala ujian dan cobaan, mencoba berikhtiar dan bertawakal demi melakukan yang terbaik.
D.  Pendidikan berbasis ekonomi kerakyatan
Bertani merawat bumi dan menjaga eksistensi manusia, bergembala dalam kepemimpinan dan swasembada daging, nelayan dalam perekonomian pesisir, kelautan, juga perikanan, dan yang terakhir berniaga dalam sinergi masjid dan pasar.

Sekolah entrepreneurship
A.  Kompetensi lulusan
Kecakapan pribadi yaitu kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri. Kecakapan social yaitu empati, keterampilan social.
B.   Taksonomi pendidikan
Jihad( daya juang ), ijtihad( kecakapan problem solving ), mujahadah ( kecakapan social),
C.   Strategi pendidikan kewirausahaan
Praktikum dan proyek, dialog dan penalaran ilmiah, dan graduasi yaitu bertahap sesuai dengan tingkat perkembangan.
D.  Model- model pendidikan kewirausahaan
Yaitu pendidikan kecakapan hidup, nafkah hidup adalah belanja untuk memenuhi kebutuhan pokok dan kesenangan hidup, pendidikan keaksaraan fungsional, labolatorium bisnis sekolah, dan kampus entrepreneurial.
E.   Manajemen sekolah kewirausahaan
Berwawasan kewirausahaan adalah memastikan bahwa rumusan isi pendidikan menantang dan variatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar