ENTREPRENEURSHIP !
Pendahuluan
Manusia merupakan modal
pembangunan dalam mewujudkan kemakmuran dan meninggikan martabat Negara.
Manusia adalah khalifah Tuhan yang berfungsi mewujudkan kemakmuran universal,
manusia di anugerahkan kecerdasan akal dan modal material yaitu alam beserta
isinya. Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumberdaya alam dan warisan
budaya. Meskipun Indonesia kaya akan sumberdaya alam tetapi realitas kemiskinan
di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya pengangguran, kematian ibu
melahirkan, pelayanan kesehatan, gizi buruk dan peningkatan jumlah gelandangan.
Kegagalan Negara dalam mensejahterakan rakyat dapat dilihat juga pada fenomena
urbanisasi. Urbanisasi adalah salah satu bentuk protes social paling nyata.
Kemiskinan bisa di atasi melalui kegiatan entrepreneur yang di berdayakan.
Wacana
perkembangan manusia dalam Al-quran
A. Teori fitrah
Fitrah
merupakan kecenderungan bawaan dalam struktur umum metafisika manusia. Fitrah
bersifat universal dan tidak berubah. Fitrah secara intrinsik terdapat pada
wujud batin manusia sehingga tidak ada tindakan salah yang bisa mengotori.
B. Insan Kamil
insan
kamil merupakan persenyawaan totalitas ruh, jasad, dan akal.Tanpa ruh manusia
akan mati dan tanpa jasad, ruh yang secara harfiah berarti hiduptidak akan
berarti. Ruh adalah pangkal hayat kemanusiaan. Jasad, pelaksana hayat.
Sedangkan akal merupakan unsur pembeda manusia dengan makhluk lain.
C. Perkembangan manusia dalam Al-quran
Manusia
sejak lahir dihadapkan pada tugas menjadi individu yang mandiri. Dari anak
dalam kandungan, dua tahun pertama, anak balita, anak balita, anak mumayyiz,
awal aqil baligh, usia prouktif, usia keemasan, dan usia lanjut.
Hakikat
entrepreneurship
A. Pengertian entrepreneur
Dapat
diartikan sebagai wirausaha atau kewirausahaan. Secara harfiah berarti
mengambil langkah untuk aktifitas tertentu.
B. Kewirausahaan, kreatifitas, dan inovasi
Kemampuan
berfikir kreatif dapat dilihat dari kualitas respons seseorang terhadap masalah
yang dihadapi.
C. Kepribadian wirausaha
Manusia
menpunyai potensi menjadi entrepreneur karena manusia memiliki keterampilan
bawaan lahir, yakni keterampilan bertahan hidup.
D. Perilaku wirausaha
Sukses
adalah menikmati keberhasilan pencapaian cita-cita, karakteristik perilaku
seorang wirausaha adalah berani mengambil resiko dan bertindak cepat.
E. Keahlian dan keterampilan kewirausahaan
Kegiatan
dasar wira usaha adalah menjual. Keterampilan utama profesi penjual adalah
manajemen diri dan keterampilan berhubungan dengan orang lain adalah
berkomunikasi. Soemanto mengidentifikasikan ada lima keterampilan yang
diperlukan entrepreneur, yaitu berfikir kreatif, terampil dalam mengambil
keputusan, kepemimpinan, manjerial dan terampil dalam bergaul antar manusia.
Menumbuhkan
mental entrepreneur
A. Wacana perkembangan
Dipengaruhi
oleh pembelajaran endogen dan eksogen, keturunan dan lingkungan, diperoleh dan
memperoleh, bakat dan pengalaman, nativisme dan empirisme.
B. Teori humanisme
Percaya
bahwa individu memiliki satu motif dasar, yakni kecenderungan untuk
mengaktualisasi diri. Dalam hal ini entrepreneur adalah sosok pencipta
perubahan.
C. Teori perkembangan karier
Perkembangan
karier merupakan persoalan sepanjang hayat, sejak dalam lahir sampai liang
lahat.
D. Teori multiple intelligences
Linguistic
intelligence, logical mathematica, spatial intelligence, musical,
interpersonal, intrapersonal, dan naturalist.
Konsep
pendidikan entrepreneurship
A. Pengertian pendidikan
Pendidikan
adalah mengasuh dan mendidik pada kekuatan fisik dan peningkatan daya hidup
sehingga memiliki kemampuan untuk berkembang daan beradaptasi.
B. Landasan teoritik pendidikan kewirausahaan
Semua
itu bersumber dari nilai-nilai luhur seperti, iman dan takwa, bersabar,
bersyukur,
C. Landasan etik pendidikan kewirausahaan
Modal
dasar mewujudkan kemakmuran dan meraih kebahagiaan abadi adalah iman dan takwa,
bersabar dalam menjalani segala ujian dan cobaan, mencoba berikhtiar dan
bertawakal demi melakukan yang terbaik.
D. Pendidikan berbasis ekonomi kerakyatan
Bertani
merawat bumi dan menjaga eksistensi manusia, bergembala dalam kepemimpinan dan
swasembada daging, nelayan dalam perekonomian pesisir, kelautan, juga perikanan,
dan yang terakhir berniaga dalam sinergi masjid dan pasar.
Sekolah
entrepreneurship
A. Kompetensi lulusan
Kecakapan
pribadi yaitu kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri. Kecakapan social
yaitu empati, keterampilan social.
B. Taksonomi pendidikan
Jihad(
daya juang ), ijtihad( kecakapan problem solving ), mujahadah ( kecakapan
social),
C. Strategi pendidikan kewirausahaan
Praktikum
dan proyek, dialog dan penalaran ilmiah, dan graduasi yaitu bertahap sesuai
dengan tingkat perkembangan.
D. Model- model pendidikan kewirausahaan
Yaitu
pendidikan kecakapan hidup, nafkah hidup adalah belanja untuk memenuhi
kebutuhan pokok dan kesenangan hidup, pendidikan keaksaraan fungsional,
labolatorium bisnis sekolah, dan kampus entrepreneurial.
E. Manajemen sekolah kewirausahaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar